Asuransi Jiwa Bagi Pemilik KPR BTN

Pembeli rumah melalui KPR BTN diberikan jaminan berupa asuransi untuk dua hal, yaitu Asuransi Jiwa dan Asuransi Kebakaran. Hal ini perlu diketahui oleh setiap pembeli yang sering terlupakan.

Untuk asuransi jiwa pemilik KPR BTN di Puri Cendana, diberikan layanan asuransi oleh BRINGIN LIFE PT. Asuransi Jiwa BRINGIN JIWA SEJAHTERA – Ketua Konsorsium, yang beralamat kantor di : Graha Irama Lantai 3, 5, 7 & 15 Jl. H. Rasuna Said Blok X – 1 Jakarta 12950. Telp. (021) 526.1260, Fax. (021- 526.1256, Email : brilif5@rad.net.id.

Adapun ketentuan penutupan Asuransi Jiwa Kredit PT. Bank Tabungan Negara (Persero) adalah sebagai berikut :

Objek Pertanggungan :

Adalah pertanggungan atas Jiwa Debitur oleh Pihak Konsorsium Perusahaan Asuransi yang menanggung risiko musibah meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan yang telah mendapat fasilitas kredit dari PT. Bank Tabungan Negara (Persero).

Jumlah Uang Pertanggungan :

Adalah jumlah besarnya maksimum kredit yang tercatat dalam SPD-5 PT. Bank Tabungan Negara (Persero) pada saat akad kredit dengen kredit jatuh tempo.

Jangka Waktu Asuransi :

Jangka waktu asuransi adalah sesuai dengan jangka waktu kredit yang terhitung sejak tanggal realisasi kredit sampai dengan kredit jatuh tempo.

Resiko Yang Tidak Dijamin :

  • Bunuh diri atau dihukum mati oleh pengadilan.
  • Berkelahi, kecuali sebagai orang yang mempertahankan diri.
  • Kecelkaan sebagai penumpang pesawat udara, yang tidak diselenggarakan oleh Perusahaan Penerbangan yang tetap dan teratur.
  • Penganiayaan, perbuatan kekerasan dalam pemberontakan, huru-hara, pengacauan atau perbuatan teror, satu sama lain menurut pertimbangan pihak yang berwenang.
  • Perbuatan kejahatan yang dilakukan dengan sengaja (kekhilafan besar) oleh mereka yang berkepentingan dalam pertanggungan asuransi ini dan ahli warisnya.

Nilai Klaim Asuransi :

Adalah sebesar sisa kredit sesuai dengan pertimbangan matematis/teoritis yang berlaku di PT. Bank Tabungan Negara (Persero) dengan memperhitungkan tunggakan (jika ada) maksimum 3 (tiga) bulan sebelum tanggal terjadinya musibah.

Berlakunya Hak Klaim :

Hak klaim timbul jika terjadi musibah meninggal dunia karena sakit atau kecelakaan dalam jangka waktu pertanggungan asuransi dan pengajuan klaim tersebut selambat-lambatnya 12 (dua belas) bulan sejak tanggal terjadinya musibah, jika hak klaim diajukan lebih dari 12 (dua belas) bulan maka dianggap telah kadaluarsa dan hak klaim gugur dengan sendirinya.

Prosedur Pengajuan Klaim :

Apabila terdapat Debitu yang mengalami musibah dalam masa pertanggungan asuransi, maka ahli warisnya yang ditunjuk segera memberitahukan Kantor Cabang PT. Bank Tabungan Negara (Persero) dengan melengkapi persyaratan sebagai berikut :

  • Surat Keterangan Kematian dari Pejabat yang Berwenang.
  • Surat keterangan dari Dokter/Rumah sakit /Kepolisian (terutama bagi klaim kecelakaan).
  • Foto copy KTP Debitur / Ahli Waris.
  • Salinan rekening Koran debitur dari Kantor Cabang PT. Bank Tabungan Negara (Persero).

Untuk diperhatikan : Rumah/Objek yang diasuransikan, apabila dialihkan atau dijual tidak dilaporkan kepada perusahaan asuransi, maka tuntutan klaim tidak akan dibayar.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Jaminan Asuransi dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s